Bisnis Online - dalam arti memindahkan bisnis konvensional ke online, memerlukan kepercayaan konsumen, berikut ini Artikel mengenai membangun kepercayaan Konsumen dalam Bisnis Online yang saya ambil dari rumahLamara.com yang kebetulan saya kenal dengan sang Tokoh dalam tulisan ini.
----------
Akrab disapa Jamri, kependekan dari M. Jamrianto, pria kelahiran 1970 ini adalah seorang pengusaha yang malang melintang dalam dunia bisnis kerudung dan busana muslim.
Sejak tahun 2002 ia memulai usaha busana muslim dengan mendirikan toko Aida Boutique. Sampai saat ini, gerainya sudah tersebar di Bekasi, Depok, Kerawang, dan Surabaya.
Melihat tren internet marketing yang saat ini banyak diminati oleh pengusaha dalam berbisnis dan memang hasilnya cukup menjanjikan, timbul suatu keinginan untuk memulai bisnis online yang sama dari seorang Sarjana ini. Maka pada 2006 beliau memutuskan untuk membuka toko online yang diberi nama www.aidabutik.com, dan tercatat sebagai salah satu toko jaringan dari Rumah Kerudung dan Baju Lamara.
Bagi Pak Jamri, berbisnis dengan teknologi internet memang cukup mudah karena dari segi biaya relatif murah, dan jangkauannya luas dalam menyapa konsumen. “Asal paham internet dan bahasa Inggris, toko online tidak memerlukan tempat secara fisik, bahkan dilakukan dari rumah pun bisa” ungkapnya. Selain itu, pengguna internet semakin hari semakin banyak. Ini berarti pasar di internet tidak terbatas. Kelebihan lainnya, tidak ada krisis global dalam bisnis di internet, yang berarti peluang usaha semakin banyak setiap harinya. Kelebihan-kelebihan itulah antara lain yang membuat internet marketing kini menjadi arus kuat dalam dunia bisnis.
Hanya saja, menjalankan toko online bukan tanpa kendala. Menurut Pak Jamri hal utama yang harus dipikirkan, adalah bagaimana membangun trust atau kepercayaan konsumen. Sebab, membuka toko online saat ini memang bisnis dengan gaya baru. Sebuah bisnis masa depan, yang mengasumsikan bahwa masyarakat kelak tidak punya banyak waktu untuk berpergian. Konsumen yang belum terbiasa tentu mudah menyangsikan kesungguhan perdagangan tanpa tatap muka ini. Tidak memegang langsung sebuah barang atau produk layaknya dalam perdagangan konvensional. Mereka hanya melihat katalog gambar dan spesifikasi produk yang ditawarkan di layar komputer. Oleh karenanya, bila kita mengunjungi toko online Pak Jamri, berbagai informasi yang menyangkut aturan main transaksi dapat dipelajari dengan lengkap, mudah, dan meyakinkan.
Tidak kalah penting dalam marketing online adalah promosi. Mudah terlacak oleh mesin pencari situs, seperti Google, adalah salah satu syarat keberlangsungan sebuah toko online. Selain selalu memperbaiki dan memperbarui penampilan toko online, banyak cara promosi yang bisa dilakukan, antara lain dengan memanfaatkan fasilitas iklan dan sosialisasi gratis yang tersebar banyak di internet. Juga, tetap penting mempromosikan toko online lewat cara-cara yang sudah umum seperti, beriklan di media cetak, elektronik atau promosi dari mulut ke mulut yang memang sangat efektif. Untuk itu, selain guna menjalankan bisnis offline-nya atau toko secara fisik, Pak Jamri juga mempekerjakan tim manajemen khusus untuk mengelola usaha online-nya.
Dalam berbisnis, Pak Jamri yang punya hobi jalan-jalan pagi ini bukan orang yang rumit. Just do it menjadi prinsip dalam memulai dan mengembangkan usahanya. Maka, pada awal-awal menekuni bisnis dan mengikuti naluri kewirausahaannya, ia memutuskan keluar dari pekerjaannya di sebuah perusahaan Jepang. Kunci kesuksesan beliau sampat saat ini adalah fokus dan konsisten dalam berbisnis, jangan takut untuk memulai sesuatu dan berusahalah membuat hari ini lebih baik dari hari kemarin.(wil/nik)